Berita
Home » Berita » Dari Pelosok Desa, Bocah Kelas 2 MI Tembus POPDA Panjat Tebing Jawa Tengah

Dari Pelosok Desa, Bocah Kelas 2 MI Tembus POPDA Panjat Tebing Jawa Tengah

BOYOLALI — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MI Muhammadiyah Kismoyoso, Ngemplak, Boyolali. Dari sebuah madrasah yang berada di pelosok desa, seorang siswa kelas 2 justru mampu menembus panggung olahraga tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Dialah Elbarca Ishak Adhi Kari, siswa kelas 2 MI Muhammadiyah Kismoyoso yang berhasil menjadi salah satu atlet panjat tebing terbaik FPTI Boyolali kategori SD/MI. Prestasi tersebut mengantarkannya untuk mewakili Kabupaten Boyolali dalam POPDA Panjat Tebing Jawa Tengah 2026 yang akan berlangsung pada 1–5 September 2026 di Venue Panjat Tebing Jatidiri, Semarang.

Kisah Elbarca berawal dari hal yang sederhana. Ia sering diajak sang ibu, Sartini, mengantar kakaknya yang bernama Muhammad Tomy Mahardika berlatih panjat tebing di SMA Negeri 1 Ngemplak, Boyolali. Dari kebiasaan melihat sang kakak berlatih, tumbuh rasa penasaran dalam diri Elbarca untuk ikut mencoba.

Tak disangka, dari sekadar mencoba itulah mulai terlihat potensi dan bakat yang dimilikinya. Elbarca kemudian mendapatkan pembinaan secara lebih serius dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Boyolali. Dengan latihan, disiplin, keberanian, dan dukungan keluarga, kemampuan Elbarca berkembang dengan sangat pesat.

Di usianya yang masih belia, Elbarca telah menunjukkan bahwa prestasi tidak selalu lahir dari tempat yang besar dan fasilitas yang serba lengkap. Dari madrasah di pelosok desa pun, seorang anak bisa bermimpi tinggi dan mengukir prestasi hingga tingkat provinsi.

FGM BOYOLALI SIAP SUKSESKAN SILATURAHMI AKBAR FGM JAWA TENGAH

Bagi sang ibu, pencapaian Elbarca tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Begitu pula bagi MI Muhammadiyah Kismoyoso. Prestasi ini menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda dan membutuhkan ruang untuk tumbuh, berlatih, serta mendapatkan pendampingan yang tepat.

Mustamik, S.Pd.I, M.Pd selaku Kepala MI Muhammadiyah Kismoyoso menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perjuangan Elbarca. Prestasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya untuk berani menemukan dan mengembangkan bakat yang mereka miliki.

“Kami bangga. Elbarca telah memberikan pesan bahwa keterbatasan tempat bukanlah batas untuk berprestasi. Dari madrasah pelosok desa, anak-anak kami tetap bisa memiliki mimpi besar dan bersaing di tingkat Jawa Tengah,” demikian semangat yang ingin terus ditanamkan madrasah.

Perjalanan Elbarca menuju POPDA Jawa Tengah tentu belum selesai. Justru inilah langkah awal untuk pengalaman yang lebih besar. Ia akan berhadapan dengan atlet-atlet muda terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Karena itu, dukungan dan doa dari keluarga, madrasah, masyarakat Boyolali, serta seluruh pihak sangat diharapkan agar Elbarca dapat tampil percaya diri, memberikan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, dan membawa nama baik Kabupaten Boyolali serta MI Muhammadiyah Kismoyoso.

FGM Boyolali Siapkan Seminar Academic Make Up

Semoga langkah kecil dari Kismoyoso ini menjadi langkah besar menuju prestasi yang lebih tinggi.

Selamat bertanding, Elbarca!

Semoga sukses dan meraih hasil yang terbaik.

MI Muhammadiyah Kismoyoso
“Anggun dalam Moral, Unggul dan Berprestasi.”

SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta Gelar International Native Speaker, Tanamkan Keberanian Berbahasa Inggris Sejak Dini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement