Berita
Home » Berita » Dari Madrasah Perbatasan, MI Muhammadiyah Kismoyoso Boyolali Raih Dua Medali di OSMJT

Dari Madrasah Perbatasan, MI Muhammadiyah Kismoyoso Boyolali Raih Dua Medali di OSMJT

BOYOLALI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MI Muhammadiyah Kismoyoso, Ngemplak, Boyolali. Madrasah yang berada di kawasan perbatasan Boyolali, Karanganyar, Surakarta, dan Sragen ini berhasil mengantarkan dua siswanya meraih medali dalam ajang Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah (OSMJT) 2026.

Dua siswa tersebut adalah Bilqis Adelia Yasmine yang berlaga pada cabang ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) dan Fatan Khoirun Najib pada cabang Matematika. Dalam babak final yang diselenggarakan secara daring dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Banyumas, pada Sabtu, 10 Oktober 2026, Bilqis berhasil meraih medali perak, sedangkan Fatan memperoleh medali perunggu.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MI Muhammadiyah Kismoyoso. Di tengah persaingan ketat dengan siswa-siswa terbaik dari berbagai sekolah dasar dan madrasah Muhammadiyah se-Jawa Tengah, kedua siswa tersebut mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Bersaing dengan Ribuan Peserta se-Jawa Tengah

OSMJT merupakan ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SD/MI Muhammadiyah bersama Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Jawa Tengah, di bawah koordinasi Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah.

FGM BOYOLALI SIAP SUKSESKAN SILATURAHMI AKBAR FGM JAWA TENGAH

Pada tahun 2026, kompetisi ini mempertandingkan empat cabang, yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), ISMUBA, dan Bahasa Inggris. Setiap cabang diikuti ribuan peserta dari sekolah dasar dan madrasah Muhammadiyah di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Kompetisi dilaksanakan melalui tiga tahapan. Babak penyisihan dan semifinal dilaksanakan secara daring dari sekolah atau madrasah masing-masing. Selanjutnya, para peserta terbaik melaju ke babak final yang dilaksanakan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto sebagai lokasi penyelenggaraan final secara daring.

Pada babak final, masing-masing cabang diikuti oleh 40 peserta terbaik yang berhasil melewati tahapan seleksi sebelumnya.

MI Muhammadiyah Kismoyoso berhasil meloloskan dua siswanya ke babak final, yakni Bilqis Adelia Yasmine pada cabang ISMUBA yang diikuti 974 peserta dan Fatan Khoirun Najib pada cabang Matematika dengan jumlah peserta mencapai 1.625 anak.

Dengan demikian, keduanya telah melalui persaingan yang panjang dan kompetitif sebelum akhirnya berhasil membawa pulang medali untuk madrasah.

FGM Boyolali Siapkan Seminar Academic Make Up

Hasil dari Pembinaan yang Terencana

Keberhasilan ini bukanlah hasil yang datang secara tiba-tiba. Di balik prestasi kedua siswa tersebut, terdapat proses pembinaan yang terencana, pendampingan yang konsisten, serta kesungguhan para guru dalam mengembangkan potensi peserta didik.

MI Muhammadiyah Kismoyoso melalui Tim Prestasi Madrasah telah menyiapkan program pembinaan secara terarah. Pembinaan Matematika dipercayakan kepada Ibu Binti Muflihah, S.Pd., sedangkan pembinaan ISMUBA dibimbing oleh Bapak Muhammad Nur Arifin, S.Pd.

Melalui jadwal latihan yang telah direncanakan, pendampingan yang berkesinambungan, dan kesabaran para pembina, para siswa mendapatkan kesempatan untuk memperdalam materi, melatih kemampuan, serta mempersiapkan diri menghadapi setiap tahapan kompetisi.

Ikhtiar tersebut akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Bilqis berhasil meraih medali perak, sementara Fatan membawa pulang medali perunggu.

SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta Gelar International Native Speaker, Tanamkan Keberanian Berbahasa Inggris Sejak Dini

Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa madrasah di wilayah perbatasan memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi, selama potensi anak-anak mendapatkan ruang untuk tumbuh melalui pembinaan yang serius dan berkelanjutan.

Satu-Satunya Madrasah dari Boyolali yang Meloloskan Dua Finalis

Berdasarkan keterangan pihak madrasah, pada OSMJT 2026, Kabupaten Boyolali meloloskan enam siswa ke babak final dari berbagai cabang yang dipertandingkan. Di antara para finalis tersebut, MI Muhammadiyah Kismoyoso menjadi satu-satunya madrasah asal Boyolali yang berhasil meloloskan dua siswa ke babak final.

Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena kedua finalis tidak hanya mampu menembus persaingan tingkat provinsi, tetapi juga berhasil mempersembahkan medali.

Kepala MI Muhammadiyah Kismoyoso, Bapak Mustamik, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, anak-anak kami mampu meraih medali perak pada cabang ISMUBA dan medali perunggu pada cabang Matematika. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi kami, sebuah madrasah yang berada di wilayah perbatasan. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan mengembangkan potensi anak-anak di madrasah kami,” ungkapnya.

Ia berharap keberhasilan ini tidak membuat seluruh keluarga besar madrasah berpuas diri, melainkan menjadi penyemangat untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memperkuat program pembinaan prestasi pada masa mendatang.

Dari Perbatasan untuk Masa Depan Pendidikan

Prestasi Bilqis dan Fatan mengirimkan pesan penting bahwa keterbatasan wilayah bukanlah batas bagi lahirnya prestasi. Madrasah yang mungkin tidak selalu menjadi sorotan tetap memiliki peluang untuk melahirkan generasi unggul, selama ada kemauan untuk berjuang, guru yang bersungguh-sungguh membimbing, serta lingkungan yang mendukung tumbuhnya potensi anak.

Prestasi sejati tidak dibangun dalam satu malam. Ia tumbuh melalui disiplin, kesabaran, doa, kerja keras, dan keberanian untuk terus mencoba. Medali yang diraih hari ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal untuk menapaki perjalanan yang lebih panjang.

Bagi MI Muhammadiyah Kismoyoso, keberhasilan ini bukan semata-mata tentang medali perak dan perunggu. Lebih dari itu, prestasi ini menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang dan setiap madrasah memiliki kesempatan untuk maju.

Semoga capaian ini menginspirasi seluruh siswa agar berani bermimpi dan berjuang, menguatkan para guru untuk terus mendampingi dengan sepenuh hati, serta mendorong madrasah untuk tidak pernah berhenti berinovasi.

Dari madrasah perbatasan, lahir prestasi yang membanggakan. Dari ruang-ruang belajar sederhana, tumbuh generasi yang siap bersaing dan memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan masa depan.

Selamat kepada Bilqis Adelia Yasmine dan Fatan Khoirun Najib atas prestasi gemilang di OSMJT 2026. Teruslah belajar, berjuang, dan menginspirasi. Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya.

MI Muhammadiyah Kismoyoso — Berkemajuan dalam Pendidikan, Berprestasi dalam Karya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement