
BOYOLALI – Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali semakin memantapkan langkah untuk menyukseskan agenda Silaturahmi Akbar FGM Jawa Tengah yang akan berlangsung 7 November 2026 di Edutorium UMS. Kesiapan tersebut terlihat dalam Rapat Koordinasi FGM Boyolali yang digelar pada Senin, 2 November 2026, bertempat di MIM PK Kenteng.
Rapat koordinasi ini mengagendakan dua pembahasan utama, yakni koordinasi persiapan Silaturahmi Akbar FGM Jawa Tengah dan pembahasan program terdekat FGM Kabupaten Boyolali.
Kegiatan diawali dengan tausiyah atau istirahat oleh Ustaz Ria Isngadi, S.Pd., yang dilanjutkan sambutan tuan rumah, Arif Iksanudin, S.Pd., dari MIM PK Kenteng. Selanjutnya, rapat memasuki agenda inti yang dipandu oleh Ustazah Rohman dari MIM PK Boyolali.
Ketua FGM Kabupaten Boyolali, Pujiono, dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam menyambut agenda Silaturahmi Akbar FGM Jawa Tengah.
Menurutnya, tingginya partisipasi guru menjadi sinyal positif atas semangat kebersamaan dan kepercayaan terhadap gerakan FGM.
“Terima kasih atas antusiasme seluruh AUM yang luar biasa. Target awal peserta sebanyak 500 guru, tetapi hingga hari ini jumlah registrasi sudah melampaui 650 guru. Ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi kita untuk mempersiapkan acara sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Capaian registrasi yang telah menembus lebih dari 650 guru tersebut menjadi penyemangat bagi FGM Boyolali untuk memperkuat koordinasi, memastikan kesiapan teknis, serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak agar kegiatan berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat luas.
Dalam rapat tersebut, Pujiono juga mengingatkan pengurus mengenai program terdekat FGM Boyolali, yakni Seminar Academic Make Up yang direncanakan berlangsung di Auditorium Djasman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Persiapan kegiatan tersebut dilaporkan telah memasuki tahap pemantapan, baik dari sisi tempat maupun narasumber. Narasumber seminar direncanakan berasal dari dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMS.
Seminar ini diharapkan menjadi ruang peningkatan keterampilan guru, khususnya dalam rias dasar dan rias wajah karakter untuk mendukung berbagai kegiatan seni, perlombaan, serta penampilan peserta didik di sekolah.
Melalui rapat koordinasi ini, FGM Boyolali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menyukseskan agenda besar silaturahmi, tetapi juga menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan nyata guru.
Silaturahmi bukan sekadar mempertemukan banyak orang, melainkan menyatukan semangat, menguatkan kolaborasi, dan menggerakkan perubahan.
Dengan antusiasme lebih dari 650 guru yang telah melakukan registrasi, FGM Boyolali optimistis dapat mengambil bagian penting dalam menyukseskan Silaturahmi Akbar FGM Jawa Tengah sekaligus memperkuat gerakan kemajuan pendidikan Muhammadiyah.


Comment