Berita
Home » Berita » AMM Boyolali Berziarah ke Makam KH Ahmad Dahlan, Kokohkan Ideologi dan Semangat Dakwah Berkemajuan

AMM Boyolali Berziarah ke Makam KH Ahmad Dahlan, Kokohkan Ideologi dan Semangat Dakwah Berkemajuan

AMM Boyolali Berziarah ke Makam KH Ahmad Dahlan, Kokohkan Ideologi dan Semangat Dakwah Berkemajuan

Yogyakarta, 29 Juni 2026 – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Boyolali menggelar kegiatan Upgrading kader yang dirangkaikan dengan ziarah ke makam pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, di Karangkajen, Yogyakarta, Senin (29/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat ideologi, meneguhkan semangat perjuangan, serta menanamkan nilai-nilai keteladanan kepada kader muda Muhammadiyah.

Kegiatan tersebut diikuti 47 kader hebat dari seluruh unsur Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah di Kabupaten Boyolali, meliputi Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Nasyiatul Aisyiyah (NA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Tapak Suci Putera Muhammadiyah, dan Kepanduan Hizbul Wathan (HW). Kebersamaan lintas ortom ini menjadi simbol kuatnya sinergi dalam membangun kader Muhammadiyah yang berkarakter, berilmu, dan siap melanjutkan estafet dakwah Persyarikatan.

Setibanya di kompleks makam KH Ahmad Dahlan, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Sulistyo, S.Pd.I., salah seorang senior AMM Boyolali asal Karanggede. Sebelum memimpin doa, beliau menyampaikan tausiyah yang mengajak seluruh peserta untuk kembali meneladani perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam membangun gerakan Islam yang berkemajuan melalui dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial.

Menurutnya, perjuangan KH Ahmad Dahlan tidaklah mudah. Berbagai ujian, tantangan, bahkan penolakan pernah dihadapi demi menegakkan ajaran Islam yang murni berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Namun, dengan keikhlasan, keteguhan, dan semangat tajdid, beliau mampu meletakkan fondasi kokoh bagi lahirnya Muhammadiyah yang hingga kini terus memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

Capacity Building SD Muhammadiyah PK Banyudono: Menghidupkan Sekolah Islam Berarti Menghidupkan Risalah Nabi

«”Perjuangan Muhammadiyah yang kita nikmati hari ini merupakan hasil dari pengorbanan para pendahulu. Sebagai generasi muda Muhammadiyah, kita memiliki tanggung jawab untuk tetap istiqamah dalam berdakwah serta melanjutkan amal jariyah yang telah dirintis oleh KH Ahmad Dahlan,” pesan Ustadz Sulistyo.»

Usai ziarah, rombongan melanjutkan agenda Upgrading di kawasan Pantai Goa Cemara, Kabupaten Bantul. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang refleksi, penguatan kepemimpinan, serta mempererat ukhuwah antarkader AMM Boyolali.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pemuda Muhammadiyah Boyolali, Ustadz Sahid, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan, termasuk Bakti Sosial AMM Boyolali Tahun 2026 yang diketuai oleh Abdul Malik Karim.

Ia berharap kegiatan pembinaan kader seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses mencetak kader-kader Muhammadiyah yang tangguh, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan umat.

«”Semoga agenda seperti ini dapat terus istiqamah dilaksanakan sebagai sarana mempererat ukhuwah, meningkatkan kapasitas kader, serta membangkitkan semangat generasi muda Muhammadiyah untuk terus berdakwah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.»

Menuju Ranting Unggul , Aisyiyah Potronayan mengadakan Workshop Bersama Fasilitator PP Muhammadiyah

Sementara itu, materi Upgrading disampaikan oleh Ketua Kwartir Daerah Hizbul Wathan Boyolali, Mustamik. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ziarah bukan dimaksudkan untuk mengagungkan tokoh, melainkan sebagai sarana mengambil ibrah (pelajaran) dari perjuangan para pendiri Muhammadiyah sehingga mampu menumbuhkan semangat juang dan tanggung jawab kader dalam melanjutkan dakwah Persyarikatan.

Menurutnya, kader Muhammadiyah harus mampu menjadi pribadi yang berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, memperkuat kolaborasi antargenerasi, serta siap menghadapi tantangan dakwah di era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan.

«”Kami berharap Angkatan Muda Muhammadiyah Boyolali semakin solid, semakin berkemajuan, dan terus menjadi pelopor dakwah yang mencerahkan. Semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan harus menjadi inspirasi bagi setiap kader untuk terus berkarya dan mengabdi bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah,” tuturnya.»

Melalui kegiatan Upgrading dan ziarah ini, AMM Boyolali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kader yang berakhlak mulia, berwawasan luas, memiliki semangat tajdid, serta siap meneruskan cita-cita perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda kaderisasi yang berkelanjutan sehingga melahirkan generasi Muhammadiyah yang tangguh, berkemajuan, dan senantiasa memberikan solusi bagi kehidupan umat dan bangsa.

Menanam Harapan, Menuai Kemajuan: Teamwork MIM PK Kenteng Perkuat Strategi Peningkatan Mutu dan Jumlah Peserta Didik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement