Berita
Home » Berita » Belajar Batik Sambil Mengenal Budaya, Bilingual Class Program SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Kunjungi Batik Gunawan Setiawan

Belajar Batik Sambil Mengenal Budaya, Bilingual Class Program SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Kunjungi Batik Gunawan Setiawan

Surakarta — Suasana belajar yang berbeda dihadirkan SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta melalui kegiatan edukatif bagi peserta didik Bilingual Class Program. Kali ini, para peserta didik diajak mengenal lebih dekat warisan budaya Indonesia melalui kunjungan edukasi ke Batik Gunawan Setiawan, Kauman, Surakarta, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di luar lingkungan sekolah. Tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai batik, peserta didik juga diajak melihat secara dekat proses, nilai budaya, serta kreativitas yang terkandung dalam karya batik.

Selama kegiatan berlangsung, peserta didik tampak antusias mengikuti berbagai penjelasan dan aktivitas yang diberikan. Mereka mendapatkan pengalaman tentang batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia sekaligus mengenal perjalanan dan proses kreatif di balik pembuatan kain batik.

Menariknya, kegiatan ini juga selaras dengan karakter Bilingual Class Program yang dikembangkan SD Muhammadiyah 14 Danukusuman. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan bahasa, tetapi juga mendorong peserta didik untuk mampu menggunakan kemampuan berbahasa dalam konteks nyata, termasuk ketika mengenal budaya dan lingkungan di sekitarnya.

Kepala SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta, Agus Triono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas pengalaman belajar peserta didik sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal.

SMA Muhammadiyah PK Manafi’ul Ulum Ikuti IHT Peningkatan Literasi dan Numerasi untuk Persiapan TKA

«“Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang nyata kepada peserta didik. Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar melalui buku dan ruang kelas, tetapi juga melihat secara langsung kekayaan budaya yang ada di sekitar mereka. Melalui Bilingual Class Program, kami berharap mereka mampu mengenal budaya Indonesia dengan baik sekaligus memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dalam situasi yang kontekstual,” ujar Agus Triono.»

Menurutnya, pengenalan budaya sejak dini penting untuk membangun karakter peserta didik agar memiliki rasa bangga terhadap identitas dan kekayaan budaya bangsa. Batik menjadi salah satu media pembelajaran yang menarik karena memadukan unsur seni, kreativitas, sejarah, keterampilan, dan nilai budaya.

Kegiatan kunjungan ke Batik Gunawan Setiawan ini diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membekas bagi peserta didik. Dengan belajar langsung dari lingkungan sekitar, peserta didik diharapkan semakin aktif, percaya diri, kreatif, serta memiliki wawasan yang lebih luas.

Melalui kegiatan semacam ini, SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang bermakna dengan menghubungkan kemampuan akademik, keterampilan berbahasa, dan pengenalan budaya dalam satu pengalaman belajar yang menyenangkan.

Kontributor
Humas MAHESKA
Yassir Hafidh Fitriyan, S. Pd.

Milad ke-69 SD Musamba, Berkarya Nyata Wujudkan Generasi Istimewa

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement