
COLOMADU – Semangat “Long Life Learning” tidak hanya digaungkan bagi siswa, tetapi juga menjadi denyut nadi bagi para pendidik. Hal ini terlihat jelas di SMP Muhammadiyah Tujuh Colomadu (SMP MUTU) pada Sabtu (29/8/2026). Di tengah akhir pekan, para guru berkumpul dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema besar: “Guru SMP MUTU Belajar, Siswa Ikut Naik Kelas”.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas dinas, melainkan sebuah manifestasi komitmen bahwa belajar di SMP MUTU bukan hanya tentang transfer ilmu di dalam kelas, melainkan sebuah ikhtiar menghadirkan layanan pendidikan yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman yang terus berubah.
Dalam kegiatan ini, para guru difokuskan untuk mengembangkan kompetensi dalam tiga pilar utama: program digital terintegrasi, penguatan bilingual skill, serta pendalaman literasi dan numerasi. Semua kurikulum dan metode ini dirancang sebagai batu loncatan menuju implementasi International Class Program (ICP) yang akan segera hadir.
Visi pembelajaran di SMP MUTU ke depan digambarkan sangat menarik dan futuristik. Bayangkan sebuah ekosistem belajar di mana siswa tidak hanya terpaku pada buku teks dan papan tulis. Dalam kurikulum ICP nanti, siswa akan menikmati coding selama 10 jam dalam seminggu, memperkuat fondasi spiritual dengan ngaji 6 jam, serta menjalani pembelajaran bilingual di kelas.
“Konsepnya adalah belajar serius, namun tetap dibuat asyik dan menyenangkan. Kami ingin siswa betah dan kompeten secara global tanpa kehilangan identitas keislaman,” ujar salah satu tim pengembang kurikulum.
Kepala SMP Muhammadiyah Tujuh Colomadu, Arum Dyah Ripdianti, menegaskan bahwa kemajuan sekolah sangat bergantung pada kualitas gurunya.
“Selaku Kepala SMP Muhammadiyah 7 Colomadu, saya memfasilitasi kegiatan FGD ini sebagai bentuk nyata pengembangan kompetensi guru. Hal penting dalam menyiapkan sekolah yang berkualitas dalam layanan pembelajaran diantaranya adalah SDM guru yang cerdas dan berkarakter,” ungkap Arum Dyah Ripdianti di sela-sela kegiatan.
Menurut Arum, guru yang terus belajar akan mampu menciptakan kelas-kelas yang inspiratif, sehingga pada akhirnya siswa pun akan “naik kelas” bukan hanya secara akademis, tetapi juga secara karakter dan keterampilan.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh diskusi ini menjadi bukti bahwa SMP MUTU siap bertransformasi. Sebuah ekosistem pendidikan modern sedang dibangun dengan pondasi yang kuat, karena bagi warga SMP MUTU, ada satu keyakinan yang dipegang teguh:
“Sekolah keren lahir dari guru yang mau terus belajar.”
Kontributor : Arum Dyah Ripdianti


Comment