Berita
Home » Berita » MPM PDM Boyolali Gelar Pelatihan Biosaka, Dorong Petani Mandiri dan Ramah Lingkungan

MPM PDM Boyolali Gelar Pelatihan Biosaka, Dorong Petani Mandiri dan Ramah Lingkungan

MPM PDM Boyolali Gelar Pelatihan Biosaka, Dorong Petani Mandiri dan Ramah Lingkungan

BOYOLALI — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali menggelar Pelatihan Produksi Biosaka bagi para petani lokal di Kebun Penyuluhan Joko Setiyono, Boyolali, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Boyolali yang tergabung dalam Jaringan Tani Muhammadiyah (JATAM).

Ketua MPM PDM Boyolali, Sapardi, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan produktivitas pertanian di Boyolali.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani dan memiliki keberlanjutan program yang terstruktur serta konsisten,” ujarnya.

Senada dengan itu, Koordinator Kegiatan, Sugiyo, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung kemandirian petani. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki target yang jelas agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di lapangan.

Parenting dan Pembagian Rapor Kelas 1 SD Muhammadiyah PK Banyudono: Bekal Hidup yang Tidak Ada di Rapor

“Pelatihan ini bukan sekadar coba-coba. Kami memiliki target konkret agar ilmu yang didapat di sini benar-benar diaplikasikan di lahan pertanian masing-masing,” kata Sugiyo.

Dalam pelatihan tersebut hadir narasumber utama, Ust. Suradi dan Joko Setiyono, yang memaparkan secara rinci mengenai konsep Biosaka, manfaat strategisnya bagi tanaman, serta teknik produksinya. Biosaka diperkenalkan sebagai larutan elisitor yang dibuat dari remasan dedaunan hijau tanaman sehat di sekitar lingkungan pertanian. Larutan ini berfungsi membantu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama sekaligus mendukung pemulihan kesuburan tanah secara alami.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi praktik langsung pembuatan Biosaka. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan yang disampaikan narasumber, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik aplikasi pada tanaman.

Salah satu peserta, Murdaka, mengaku mendapatkan wawasan baru terkait pengelolaan sarana pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan kami agar ke depan tidak lagi bergantung pada produk-produk kimia,” tuturnya.

Seminar Parenting Kelas 2: Peran Orang Tua dalam Mengarahkan Penggunaan Gadget pada Generasi Alpha

Melalui pelatihan ini, MPM PDM Boyolali berharap semakin banyak petani yang mampu menerapkan teknologi pertanian sederhana, murah, dan ramah lingkungan sehingga dapat meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pertanian di Kabupaten Boyolali.

(Humas MPM PDM Boyolali)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement