BOYOLALI – Dalam rangka menyemarakkan datangnya Tahun Baru Islam, penanggalan Hijriyah 1 Muharram 1448 H, siswa-siswi SMP Muhammadiyah 04 Sambi menggelar aksi nyata yang inspiratif. Kegiatan bakti sosial (baksos) kali ini difokuskan pada aksi bersih-bersih di Mushola An-Nur yang terletak di Dukuh Pendekan, Desa Jatisari, Kecamatan Sambi, Boyolali.



Seperti yang terekam dalam dokumentasi 1002236548.jpg, dengan membawa berbagai peralatan kebersihan seperti sapu, kain pel, hingga kemoceng, para siswa tampak sangat antusias membagi tugas. Ada yang menyapu halaman, mengepel lantai suci, membersihkan kaca, hingga menggunakan meja untuk menjangkau dan membersihkan sarang laba-laba di bagian langit-langit teras mushola. Tidak tanggung-tanggung, aksi ini dikawal langsung secara totalitas oleh seluruh jajaran guru pendamping SMP Muhammadiyah 04 Sambi yang membaur dan mengawasi langsung jalannya kegiatan di lapangan demi menyukseskan agenda mulia ini.
Menumbuhkan Karakter dan Menanamkan Nilai Kepedulian
Kepala SMP Muhammadiyah 04 Sambi, Sahid Nahawand, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan untuk menyambut tahun baru Islam, melainkan sebuah gerakan konkret untuk membentuk mentalitas generasi muda yang religius, tangguh, dan peka sosial.
“Momentum 1 Muharram adalah waktu terbaik untuk berhijrah, bukan hanya secara spiritual, tetapi juga dalam tindakan nyata. Melalui bakti sosial ini, kami ingin menumbuhkan karakter mulia di dalam diri setiap siswa—mulai dari rasa kebersamaan, gotong royong, keikhlasan, hingga rasa tanggung jawab terhadap fasilitas publik,” ujar Sahid Nahawand, S.Pd.I., M.Pd.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi media syiar Islam yang produktif sekaligus jembatan emosional antara sekolah dan masyarakat. “Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sense of belonging (rasa memiliki) dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar, khususnya rumah ibadah. Kehadiran seluruh guru sebagai pendamping di lapangan juga menjadi teladan langsung bagi siswa bahwa setiap perubahan besar selalu dimulai dari kerja sama tim yang solid,” pungkasnya.
Apresiasi Takmir: Selaras dengan Program Kerja Kewilayahan
Aksi nyata yang ditunjukkan oleh keluarga besar SMP Muhammadiyah 04 Sambi ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari warga sekitar. Mewakili takmir Mushola An-Nur sekaligus tokoh masyarakat setempat, Hendra Arif, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh para siswa dan guru.
“Kami sangat berterima kasih dan bangga melihat semangat gotong royong dari anak-anak SMP Muhammadiyah 04 Sambi. Kehadiran mereka sangat membantu kami dalam menjaga kesucian dan kenyamanan mushola ini,” ungkap Hendra Arif, S.Pd.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial ini sangat sinkron dan selaras dengan agenda rutin yang ada di wilayah Dukuh Pendekan. “Aksi bersih-bersih dari pihak sekolah ini sangat pas karena selaras dengan program kerja (proker) kewargaan kami, yaitu kerja bakti berkala yang rutin dilaksanakan dua minggu sekali. Kolaborasi seperti inilah yang kita butuhkan untuk merawat fasilitas keagamaan sekaligus mengedukasi generasi muda secara langsung,” imbuhnya.Tujuan Kegiatan
Ada beberapa poin utama yang menjadi target dari pelaksanaan bakti sosial ini:
- Menumbuhkan Karakter Mulia: Menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, keikhlasan, dan tanggung jawab di dalam diri setiap siswa sejak dini melalui praktik langsung di lapangan.
- Menyemarakkan Syiar Islam: Memperingati momentum bersejarah 1 Muharram 1448 H dengan kegiatan yang positif, produktif, dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
- Mendekatkan Sekolah dengan Masyarakat: Mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi yang baik antara pihak sekolah (SMP Muhammadiyah 04 Sambi) dengan warga sekitar, khususnya di Dukuh Pendekan. Manfaat Kegiatan
Melalui aksi bersih-bersih ini, dampak positif tidak hanya dirasakan oleh lingkungan mushola, tetapi juga bagi para siswa itu sendiri:
- Bagian Masyarakat & Jemaah Mushola: Jemaah Mushola An-Nur kini dapat beribadah dengan lebih khusyuk, nyaman, dan tenang karena kondisi tempat ibadah yang jauh lebih bersih, rapi, dan suci.
- Bagi Siswa (Life Skills): Melatih keterampilan motorik dan kerja sama tim (teamwork) siswa dalam mengorganisasi sebuah kegiatan kebersihan, serta mengasah kepekaan sosial mereka.
- Manfaat Spiritual: Menjadi ladang amal jariyah bagi seluruh warga sekolah yang terlibat, sekaligus pengingat pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman (An-nadhafatu minal iman).
Warga Dukuh Pendekan berharap kegiatan positif yang diinisiasi oleh SMP Muhammadiyah 04 Sambi ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya dalam membentuk karakter siswa di luar ruang kelas. (Red)


Comment