
Budayakan Bahasa Arab dan Inggris, Berani Memulai Berani Berbicara
Sambi, Boyolali, 20 Juli 2026 – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Canden, Sambi, Boyolali secara resmi mencanangkan Program Pekan Bahasa sebagai gerakan pembiasaan penggunaan bahasa Arab dan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari di lingkungan pesantren. Pencanangan tersebut diputuskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Unit yang digelar di Kantor PonpesMU, Senin (20/7/2026).
Rakor dipimpin langsung oleh Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum, Ust. Pujiono, S.Si., M.M. dan dihadiri oleh Kepala SMP Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum Ust. Ahmad Yasin, M.Pd., Kepala SMA Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum Ibu Ari Rosmawati, serta Wakil Direktur Ponpes Ust. Suradi, beserta jajaran pimpinan unit lainnya.
Program Pekan Bahasa lahir sebagai ikhtiar membangun budaya berbahasa asing secara bertahap namun berkesinambungan. Melalui program ini, komunikasi antara santri, ustaz, dan ustazah dibiasakan menggunakan bahasa Inggris maupun bahasa Arab.
Dalam pelaksanaannya, disepakati bahwa pekan ganjil menggunakan Bahasa Inggris, sedangkan pekan genap menggunakan Bahasa Arab. Santri dan para guru juga diwajibkan membawa Buku Kosakata Gontor (Vocabs Gontor) untuk dipelajari, dihafalkan, dan dipraktikkan dalam komunikasi sehari-hari.
Mudir PonpesMU, Ust. Pujiono, menyampaikan bahwa kemampuan bahasa merupakan bekal penting bagi santri untuk menghadapi tantangan zaman.
“Bahasa adalah jendela dunia. Santri harus berani memulai, berani berbicara, dan tidak takut salah. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah terus mencoba hingga menjadi kebiasaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ust. Suradi memberikan motivasi kepada seluruh peserta Rakor dengan kalimat penyemangat yang kemudian menjadi slogan Program Pekan Bahasa.
“This year we will become fluent in English. No excuses, no delays.”
Melalui pencanangan Pekan Bahasa ini, PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum berharap lahir budaya komunikasi yang aktif, percaya diri, dan mampu melahirkan santri yang unggul dalam penguasaan bahasa Arab maupun bahasa Inggris sebagai bekal dakwah, pendidikan, dan menghadapi pergaulan global.


Comment