
SALATIGA — Sebanyak 113 siswa kelas 1 SD Muhammadiyah PK Banyudono mengikuti kegiatan Fun Games, Tour and Cooking Class di Singkong Keju Argotelo, Salatiga, Rabu, September 2026. Kegiatan tersebut didampingi oleh sembilan guru pendamping.
Kegiatan yang merupakan bagian dari PPL (Pembelajaran di Luar Kelas) ini dikemas secara edukatif, menyenangkan, dan penuh pengalaman. Para siswa diajak mengenal proses pengolahan singkong sebagai salah satu produk pangan lokal berbasis home industry.
Tidak hanya melihat proses produksi, siswa juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung cara mengolah singkong. Pengalaman tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kreativitas siswa sekaligus mengenalkan bahwa bahan pangan sederhana dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Selain tour dan cooking class, para siswa juga mengikuti fun games. Kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih kerja sama, kedisiplinan, kemandirian, serta memperkuat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah antarsiswa.
Sembilan guru yang mendampingi kegiatan tersebut adalah Ust. Eka, Ust. Lian, Ust. Ikhah, Ust. Kharis, Ust. Rahma, Ust. Iis, Ust. Vinda, Ust. Lulux, dan Ust. Adit.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, mengatakan bahwa pembelajaran bagi siswa kelas 1 perlu dikemas dengan pengalaman yang dekat dengan dunia anak.
“Anak-anak tidak hanya belajar melalui buku dan ruang kelas. Mereka juga perlu melihat, mencoba, dan mengalami secara langsung. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan di luar kelas juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, dan ukhuwah melalui pengalaman nyata.
“Harapannya, anak-anak pulang tidak hanya membawa oleh-oleh, tetapi juga membawa pengalaman, keterampilan, dan nilai-nilai kebaikan yang mereka dapatkan selama kegiatan,” pungkasnya.


Comment