
Siswa SD MAHESKA Berani Bicara Bahasa Inggris Langsung dengan Native Speaker Internasional
Solo – Di tengah derasnya perkembangan zaman global, siswa-siswi SD Muhammadiyah 14 Surakarta (SD MAHESKA) membuktikan bahwa keberanian berbicara, rasa percaya diri, dan mimpi besar bisa ditanamkan sejak dini.
Melalui kegiatan International Native Speaker – Global Friends Day bertema “Let’s Speak, Share, and Explore the World Together”, yang diadakan di aula SD MAHESKA pada Selasa (12/05) seluruh siswa bersemangat dan penuh inspirasi dalam belajar internasional.
Kegiatan ini menghadirkan native speaker internasional dari Kenya, Ahmed Alwy, dan dari Uzbekistan, Mirtazoyeva Sevara, yang berinteraksi langsung bersama para siswa. Didukung kolaborasi bersama Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), kegiatan ini menjadi pengalaman langka dan berharga bagi anak-anak untuk belajar Bahasa Inggris langsung dari penutur asing.
Yang menarik, para siswa tidak hanya duduk mendengarkan. Mereka diajak aktif berbicara, bermain, menjawab tantangan, hingga tampil percaya diri menggunakan Bahasa Inggris di depan teman-temannya.
Awalnya malu-malu.
Namun perlahan tangan-tangan kecil mulai terangkat.
Suara-suara lirih berubah menjadi keberanian.
Dan hari itu, anak-anak SD MAHESKA belajar satu hal penting:
bahwa mereka juga mampu berdiri sejajar dengan dunia.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Gelak tawa pecah ketika sesi permainan dimulai. Para native speaker mengajak siswa belajar dengan metode menyenangkan sehingga Bahasa Inggris tidak lagi terasa sulit ataupun menakutkan.
Kepala SD Muhammadiyah 14 Surakarta, Agus Triono, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah membangun generasi global yang tetap berkarakter Islami.
“Kami ingin anak-anak memiliki keberanian untuk bermimpi besar. Belajar bahasa asing bukan sekadar pelajaran sekolah, tetapi jendela untuk mengenal dunia dan membangun masa depan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar program sekolah, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan dasar juga bisa menghadirkan pengalaman internasional yang nyata, inspiratif, dan membekas dalam ingatan anak-anak.
SD MAHESKA terus menunjukkan komitmennya sebagai Bilingual Islamic Global School yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membentuk generasi yang komunikatif, terbuka terhadap budaya dunia, serta siap menghadapi tantangan global.
Hari itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam.
Namun keberanian yang tumbuh di hati anak-anak, bisa menjadi awal perjalanan besar mereka di masa depan.
SD MAHESKA — Menyiapkan Generasi Kecil dengan Mimpi Mendunia.
Humas Maheska – Yassir Hafidh Fitriyan


Comment