
Sambi, 30 Juli 2026 – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Babadan Sambi menggelar kegiatan Awalussanah dan Parenting di Aula Sekolah pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PRM Babadan Sambi H. Sunarno, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Sambi Rosyidi, Ketua Komite Sekolah, dewan guru, serta seluruh wali murid.
Dalam sambutannya, Ketua PRM Babadan Sambi, Drs. H. Sunarno, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus menitikberatkan pada pembentukan akhlakul karimah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan akan terwujud apabila sekolah dan keluarga berjalan seiring dalam membimbing putra-putri menjadi generasi yang beriman, beradab, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Sambi, Rosyidi, mengajak seluruh orang tua untuk memberikan dukungan penuh terhadap program-program sekolah. Ia berharap terjalin komunikasi yang baik antara guru dan wali murid sehingga proses pendidikan dapat berjalan optimal.
Puncak acara diisi dengan penyampaian materi parenting oleh Ust. Haryadi Bakar, Penyuluh Agama Islam dari KUA Ngemplak. Dengan penuh semangat, beliau mengajak para orang tua menjadikan rumah sebagai madrasah pertama bagi anak. Menurutnya, pendidikan karakter dan akhlak akan tumbuh kuat apabila anak mendapatkan keteladanan dari kedua orang tuanya.

“Anak-anak tidak hanya membutuhkan nasihat, tetapi juga membutuhkan contoh nyata dari orang tuanya. Pendidikan terbaik dimulai dari keluarga yang penuh kasih sayang, ibadah, dan keteladanan,” ungkap Ust. Haryadi Bakar.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para wali murid tampak antusias mengikuti materi serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan dalam mendidik anak di era digital.
Melalui kegiatan Awalussanah dan Parenting ini, SD Muhammadiyah PK Babadan Sambi berharap terbangun kolaborasi yang semakin erat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang cerdas, berprestasi, serta berakhlakul karimah sesuai nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.


Comment