Berita
Home » Berita » Kajian Pemuda “Hari Ini Singgah, Besok Lebih Terarah” Ramaikan Colomadu

Kajian Pemuda “Hari Ini Singgah, Besok Lebih Terarah” Ramaikan Colomadu

Kajian Pemuda “Hari Ini Singgah, Besok Lebih Terarah” Ramaikan Colomadu

Colomadu (9/05/26) — Ratusan anak muda dari Kecamatan Colomadu dan Kota Surakarta menghadiri kajian pemuda bertajuk #Hari Ini Singgah, Besok Lebih Terarah dengan tema “Langkah Kecil Hari Ini, Menentukan Arah Besar Esok Hari”. Kegiatan ini digelar di halaman SMP Muhammadiyah 7 Colomadu pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah Colomadu sebagai upaya menghadirkan kajian Islam yang lebih dekat dengan kehidupan anak muda. Dengan konsep santai ala tongkrongan, kegiatan ini dikemas dengan obrolan ringan, interaktif, serta menghadirkan pengisi dari kalangan muda.

Sekitar 200 jamaah muda tampak antusias mengikuti kegiatan sejak awal hingga akhir acara. Suasana hangat dan akrab terlihat ketika peserta diajak berdiskusi tentang kehidupan, pergaulan, hingga makna hijrah dalam keseharian.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai organisasi otonom Muhammadiyah di wilayah Colomadu, di antaranya Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Colomadu, Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Colomadu, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, serta Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Colomadu.

Siswa SD MAHESKA Berani Bicara Bahasa Inggris Langsung dengan Native Speaker Internasional

Pengisi utama dalam kajian tersebut adalah Dio A Diadon, seorang musisi asal Yogyakarta yang juga dikenal sebagai marbot di Real Masjid Yogyakarta. Dalam penyampaiannya, Kak Dio menekankan pentingnya pendekatan yang ramah dan menyenangkan dalam mengenalkan Islam kepada generasi muda.

Menurutnya, banyak anak muda menjauhi pengajian bukan karena tidak menyukai agamanya, melainkan karena cara penyampaian yang terasa asing dan kaku.

“Anak muda menjauhi pengajian bukan karena agamanya, tapi karena orang-orang yang membawa Islamnya. Kalau Islam dibawakan dengan cara yang menyenangkan, anak muda justru senang dengan Islam,” ujar Kak Dio.

Ia juga menyampaikan bahwa dakwah dapat dilakukan dengan berbagai cara yang dekat dengan keseharian anak muda, termasuk melalui permainan, musik, hingga konsep tongkrongan yang positif.

Selain itu, Kak Dio turut menyampaikan pesan moral kepada para peserta bahwa kemaksiatan dapat menjadi penghalang kesuksesan seseorang. Ia juga mengingatkan bahwa rezeki tidak selalu berbentuk materi, melainkan dapat berupa teman yang saleh, kesehatan, dan lingkungan yang selalu mengajak kepada kebaikan.

Pembelajaran Deep Learning dan Fun Learning, Siswa Kelas 5 Antusias Simulasi Gunung Meletus

Sementara itu, Ibu Ketua PCNA Qoanitah Apriliana, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan tidak berhenti sebagai acara seremonial semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk membina generasi muda.

“Kegiatan semacam ini bukan hanya awal, tetapi akan mengawali dan terus dilanjutkan untuk anak muda supaya generasi muda menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan senantiasa khoirunnas anfa’uhum linnas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, AMM Colomadu berharap kajian anak muda dapat menjadi ruang singgah yang nyaman, sehingga generasi muda semakin dekat dengan nilai-nilai Islam tanpa merasa digurui ataupun terasing.

Penulis : Yonanda Sukma Wardana, S.Sos., M.Si.

SD Muh PK Banyudono Dipercaya Dampingi Sekolah Kecil di Jawa Tengah oleh Majelis Dikdasmen PWM Jateng

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement