
Capacity Building AUM Sambi Digelar di SM Kemadjouan Resto Yogyakarta
Sebanyak 25 kepala sekolah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kecamatan Sambi Boyolali mengikuti kegiatan Capacity Building yang diselenggarakan di SM Kemadjouan Resto pada Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah jenjang TK, SD/MI Muhammadiyah, SMP/MTs, hingga SMA/SMK Muhammadiyah di wilayah Sambi.
Acara berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang penguatan kapasitas kepemimpinan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antar-AUM Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompetitif.

Dalam tausiyah dan petuahnya, Ketua PCM Sambi Drs. H. Sudiman menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh kepala sekolah Muhammadiyah agar terus menjaga semangat berbenah dan berjuang memajukan sekolah.
“Sekolah Muhammadiyah harus terus berbenah. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan pelayanan pendidikan yang unggul dan penuh keteladanan,” tutur beliau.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan studi satu atap antar jenjang pendidikan Muhammadiyah, mulai dari TK hingga SMA/SMK, agar tercipta kesinambungan pembinaan siswa di lingkungan AUM.
Menurutnya, keluarga Muhammadiyah harus percaya dan mendukung sekolah Muhammadiyah sendiri. “Kalau bukan kita yang percaya kepada AUM, lalu siapa lagi? Studi banding ke sekolah lain boleh, tetapi jangan kehilangan jati diri Muhammadiyah,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak para kepala sekolah meneladani pendidikan yang diajarkan Luqmanul Hakim kepada anaknya, yakni menanamkan aqidah, akhlak dan budi pekerti, mengenalkan Allah, perjuangan orang tua, mengenalkan dosa, mengajarkan shalat, serta mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Ketua PCM Sambi juga menyampaikan apresiasi kepada Umi Sholihah atas dedikasi dan amanah yang telah diemban di SMP Muhammadiyah 4 Sambi.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Sambi Muhammad Rosyidi mengajak seluruh kepala sekolah untuk terus inovatif dalam menyusun strategi mendapatkan peserta didik baru.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antarjenjang sekolah, seperti TK yang bersinergi dengan SD/MI, serta SMP/MTs yang menjalin kerja sama dengan SD/MI Muhammadiyah.
“Kepala sekolah harus mampu menjual program sekolahnya kepada masyarakat. Program unggulan harus dikenalkan dengan baik agar menjadi daya tarik,” ujarnya.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Ketua Paguyuban Kepala Sekolah, Yulianto, S.Pd.. Hadir pula Sekretaris Majelis Dikdasmen Pujiono serta Bendahara Majelis Drs. Daryono yang ikut memberikan semangat dan dukungan terhadap penguatan kualitas pendidikan Muhammadiyah di Sambi. Acara kemudian dilanjutkan relaksasi di pantai parangtritis dan makan malam di Rawa Jombor Klaten.
Melalui kegiatan capacity building ini diharapkan lahir kepala sekolah Muhammadiyah yang semakin solid, inovatif, serta mampu membangun sekolah yang unggul, berkemajuan, dan dipercaya masyarakat.


Comment